Kamis, 11 Juni 2015

Selamat Ulang Tahun, Kamu, yang namanya selalu ada di chat teratas whatapp saya!


12 Juni yang Ke-20
Ini doaku untuk mu disisa umurmu,
Bismillahirrohmanirrohim.
Semoga setiap perkembangan yang kamu alami senantiasa berada dalam bimbingan-Nya.
Semoga senantiasa menjadi sebaik-baiknya doa orang tuamu terhadapmu.
Semoga senantiasa menjadi sebaik-baiknya pelindung sanak saudaramu.
Semoga senantiasa menjadikan Al-Qur’an dan Al-Hadist  sebagai pedomanmu.
Semoga senantisa menjadikan Rasulullah sebagai teladanmu.
Semoga senantiasa istiqomah menjalankan perintah-Nya.
Semoga senatiasa belajar dengan kerendahan hatimu.
Semoga senantiasa berusaha dengan segenap kemampuanmu.
Semoga senantiasa fokus pada tujuanmu.
Semoga senantiasa menghargai setiap waktu yang kamu miliki.
Semoga senantiasa mensyukuri apa yang telah dirahmatkan terhadapmu.
Semoga senantiasa semangat menebar manfaat.
Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahanan.
Semoga senantiasa dicintai Allah SWT dan Rasulnya.
Aamiin.

Rabu, 08 April 2015

Titik Balik II

everyone has memories.

saya telah banyak mengalami jatuh dan bangun dalam urusan perasaan, saya bahkan enggan menyebutnya "cinta". terlalu naif buat saya saat ini untuk mengatakan semuanya itu cinta.
sampai pada akhirnya saya memutuskan untuk tidak mau "pacaran" lagi.
saya sadar akan sesuatu bahwa saya sudah cukup melakukan kebodohan yang berulang yang sama sekali tidak ada manfaatnya.

"Saya menyesal"

saya sering sharing dengan sahabat-sahabat saya saat ini. banyak diantara mereka yang belum pernah pacaran. Jujur, saya iri dengan mereka. saya mau seperti mereka. tidak punya track record soal mantan sama sekali.
Lucu juga rasanya kalau saya ingat dulu, ya.. mereka pernah yang saya bangga-banggakan pada keluarga dan sahabat-sahabat, sekarang justru saya menyesal.


diperjalanan saya mengosongkan hati dari perasaan-perasaan "aneh" itu, dan ingin fokus dengan hidup saya yang baru, ingin fokus dalam memperbaiki diri, ingin mendekatkan diri dengan Sang Khaliq, saya justru dipertemukan dengan seseorang.

Saya pernah mengenal dia sebelumnya, saya sering mendengar cerita tentang dia dari sahabat saya. kita beberapakali pernah bertemu, bahkan saat dia ulang tahun tahun lalu saya menemani sahabat saya untuk memberi surprise untuk dia. ya Lelaki itu adalah mantan pacar sahabat saya.

Lucu rasanya kalau saya bilang saat itu kita dipertemukan, padahal sebelumnya kita sudah sering ketemu. hehe. iya, saat itu dia minta ditemani untuk memberi surprise untuk sahabat saya, karena sahabat saya ulang tahun.akhirnya kita janjian untuk bertemu.

waktu itu malam-malam kita bertemu untuk mencari kue untuk sahabat saya, saya dalam kondisi sama sekali tidak rapih, pakai baju tidur, sedangkan dia pakai pakaian rapi (Banget). saya bingung kan, tadinya saya kira kita gak akan jauh-jauh jadi gausah rapih-rapih, ternyata kita ke Mall. bayangin aja, ke Mall, Pake Baju Tidur.
for the first time in forever.......

kita banyak sharing, ternyata mereka udah putus waktu itu. dan dia ngasih surprise bukan buat mau balikan katanya. saya sangat menyayangkan hal itu, karena saya tau gimana perasaan sahabat saya ke dia. obrolan kita berlanjut panjang sampai lupa waktu. dan yang paling saya ingat. di perjalanan pulang saya bercanda kaya gini,
"hati-hati loh....., biasanya yang abis ngobrol sama gue ntar jadi suka" narsis sekalian ngingetin. hehe.
"oh, kalo gitu gue orang pertama yang engga..." jawab dia.
"baguss kalo gitu, gue gabisa bayangin perasaan dia gimana ntar. hahaha."

hari berlalu, besoknya adalah eksekusinya. kita ngasih surprise buat sahabat saya, ngasih surprisenya di rumah saya.
awalnya manis. surprisenya berhasil.... tapi semua berubah sejak negara api menyerang. ehehe. canda.

tau-tau mereka berantem hebat gara-gara sesuatu di handphonenya lelaki itu. saya bingung. saya harus bela siapa. saya berusaha nenangin sahabat saya waktu itu.setelah melewati proses mediasi yang agak panjang dan dramatis. mereka reda, terus lelaki itu nganter sahabat saya pulang,...

gak lama set, lah mereka pergi dari rumah saya, lelaki itu sms saya, dan mau mampir kerumah katanya, saya gak ngerti tau-tau dia ngasih saya harddisk sama filmnya, abis itu kita ngobrol. tapi lebih banyak saya yang sharing kali ini. dia cuma dengerin dan ketawa sampai lupa waktu. itu adalah hari yang berat buat mereka berdua, dan saya dapat banyak pelajaran dari mereka.

dari situ saya sama lelaki itu jadi deket, dan saya mulai sadar kalau ada sesuatu yang "gak beres".
saya mulai bingung, saya gak pernah nyangka kalau akhirnya kaya gitu.

saya memang butuh teman sharing sebelumnya, saya pernah berdoa agar Allah memberikan teman untuk berbagi, kalau tidak salah saya pernah membuat status di twitter juga soal itu., saat itu saya merasa kalau semua sahabat saya tidak ada yang mamahami kondisi yang baru saya alami. bahkan sahabat-sahabat yang sudah saya kenal bertahun-tahun.

dan saya tidak menyangka kalau dia adalah jawaban dari doa saya saat itu. tapi kenapa harus dia, mantan pacar sahabat saya sendiri. saya tau saya pasti akan menyakiti perasaan sahabat saya itu, karena saya tau betul perasaan sahabat saya itu pada lelaki ini.

akhirnya saya memutuskan untuk jujur pada sahabat saya mengenai kedekatan saya dengan lelaki itu, saya menyakiti sahabat saya, karena saya tidak bisa meninggalkan lelaki ini, dan memang kondisinya tidak memungkinkan buat mereka kembali. mereka tau betul itu. jadi kalaupun saya meninggalkan lelaki itu, merekapun tidak akan kembali bersatu karena suatu hal.

mungkin saya egois karena memilih untuk tetap dengan perasaan saya,
semua ini ada alasannya,
saya memilih dia karena bersamanya saya bisa habiskan waktu berjam-jam untuk bertukar fikiran, bercanda, sharing kalau ada masalah.
saya memilih dia karena bersamanya saya terus berusaha menjadi sosok yang lebih baik,
saya memilih dia karena bersamanya saya menjadi lebih dekat dengan-Nya
saya memilih dia karena bersamanya saya berjuang untuk wujudkan mimpi,
saya memilih dia karena dia juga memiliki perasaan yang kuat terhadap saya.
saya memilih dia karena bersama dia saya tidak berfikiran untuk mencari yang lebih baik.
saya memilih dia karena apa adanya dia sudah melengkapi saya.

saya sudah memilih, saya tau sahabat saya pasti terluka, saya mungkin kehilangan sahabat saya, sahabat saya selama 5 tahun, but its not about quantities its about qualities. 
saya mungkin kehilangan satu sahabat, untuk mendapatkan satu teman hidup. InsyaAllah.

dan seandainya saya memilih untuk tetap bersama sahabat saya dan kehilangan lelaki ini, saya juga akan tetap egois karena saya tidak memikirkan perasaan lelaki ini. dia sakit, saya sakit, sahabat saya tetap bersama saya, tapi bisakah sahabat saya menggantikan peran lelaki ini dalam hidup saya?
lalu siapa yang egois?

saya salah. saya minta maaf.


Selasa, 15 April 2014

Minggu inspiratif! :)

Minggu, 13 April2014
                Seperti biasa, ruangan itu penuh dengan orang-orang yang sedang berobat, mereka menunggu namanya dipanggil untuk konsultasi dan obat. Tapi ada yang tidak biasa pada minggu ini, Abu yang biasanya melayani konsultasinya tidak datang, jadi kami konsul dengan salah satu asistennya.
                Tidak lama menunggu, namaku dipanggil untuk konsultasi, biasanya hanya konsultasi masalah kesehatan saja, tapi ini sangat berbeda. Tiba-tiba saja asisten Abu menasehatiku tentang banyak hal, sampai-sampai aku bingung dan tidak mengerti mengapa dia bisa berkata demikian, namun anehnya semua ucapannya sangat tepat untuk kondisiku saat itu. Kurang lebih begini nasihatnya :
                “kalau seneng sama temen jangan seneng sekali, kalau ada temen omongannya nyenengin banget jangan terlalu dimasukan ke hati, begitupun sebaliknya, kalau ada temen yang omongannya ga ngenakin juga jangan terlalu dipikirin. Teman itu sebatas kerabat saja, jangan jadikan sandaran. Karena nanti kita kalau ada masalah apa-apa kembalinya sama orang tua lagi. …………, kecuali, kalau ketemunya dipengajian, kalau merasa cocok sekali, akrab sekali itu gapapa.”
Ya, kurang lebih seperti itu, terus yang “…….” Itu isinya dia menganalogikan seperti kalau kita mengagumi orang yang kita temui di mall. Intinya jadi kita ga akan terlalu tersakiti kalau menganggap semua teman hanya sebatas kerabat bukan sandaran.
                Seusai konsultasi, aku menunggu obat. Aku menunggu obat lama sekali, dari sebelum dzuhur sampai jam setengah 5. Subhanallah memang kesabarannya benar-benar diuji. Tapi aku sangat senang, karena tenyata Allah punya maksud lain. Biasanya kalau menunggu seperti itu, aku tidak banyak bicara, hanya melihat dan mendengar orang-orang sekitarku yang sedang mengobrol.
                Namun kali ini sangat berbeda, aku ngobrol dengan banyak ibu-ibu yang juga sedang menunggu. Dan yang paling ingin aku ceritakan disini adalah obrolanku dengan 2 ibu-ibu yang sangat menginspirasiku. Ibu yang satu sangat cantik, muda, dan sholehah, melihatnya saja menyejukan hati. Ibu yang satunya sudah agak berumur, namun sangat ke-umi-an, rasanya ingin menceritakan banyak hal dengannya.
                Diawali dengan cerita-cerita ringan soal kendala minum obat yang berupa pil-pil besar, dan khasiat setelah meminum obat itu. Obrolan yang ringan dan penuh tawa memang. Hingga kemudian aku bertanya tentang penyakit yang diderita oleh suami ibu yang cantik itu, suaminya menggunakan alat bantu untuk berjalan. Awalnya aku mengira suaminya itu habis kecelakaan, tenyata dugaanku salah. Ibu itu bercerita tentang infeksi yang dialami suaminya.
                Jadi, awalnya memang suaminya pernah mengalami kecelakaan, namun itu sudah lama sekali, sudah dari sebelum menikah, namun infeksinya baru muncul setelah ia menikah dan mempunyai anak. Infeksinya berupa munculnya cairan pada lututnya, berkali-kali cairan itu dikeluarkan namun selalu kembali. Berbagai upaya telah mereka tempuh untuk kesembuhan suaminya, dari mulai operasi pengeluaran tulang lunak pada lutut, pembelahan lutut, hingga menggunakan nuklir. terhitung hampir 2 hari sekali ibu itu ke rumah sakit. Sampai-sampai rumah sakit itu membuat tim medis, proffessor-proffesor,  ahli-ahli orthopedi, hingga dosen orthopedi dari FK universitas ternama.
                Sudah lebih dari 6 bulan pengobatan itu dilakukan oleh mereka, namun hasilnya tak kunjung membaik. Hingga akhirnya suaminya itu lelah dengan pengobatan-pengobatan medis, dan mencoba untuk pengobatan alternatif seperti ini. Ibu itu bercerita bahwa ini adalah kedua kalinya ia berobat disini. Dan Subhanallah pada minggu pertama berobat menunjukan hasil yang membaik, hal itu diketahui karena mereka langsung mengecek ke rumah sakit.
                 Terbayang sangat sulit sekali perjuangan ibu itu dan suaminya, tapi, tahukah kamu..
Ibu itu bercerita dengan sangat anggun, disela-sela ceritanya selalu terucap syukur, tak sedikitpun ia mengeluhkan apa yang dialami olehnya dan suaminya. Kesabaran yang dimilikinya mampu menenangkan suaminya, ya memang tutur-katanya sangat tenang dan menenangkan.
                Aku membayangkan jika aku ada diposisinya..
Sanggupkah aku menjadi sesabar itu.
Sanggupkah aku untuk tetap bersyukur dan tidak pernah mengeluh.
Sanggupkah aku untuk menjadi penenang dan penyemangat dikala keputusasaan mulai datang..
Sanggupkah…
Rasanya malu jika berkaca pada diri sendiri, ah…. Sudalah.. ehehe..
                Obrolanku dengan kedua ibu itu telah mengajarkanku banyak hal, menginspirasiku untuk menjadi seperti mereka. Kelak,. Aku ingin menjadi sebaik-baiknya ibu untuk anak-anakku, sebaik-baiknya istri untuk suamiku, yang tutur-katanya tenang dan menenangkan, yang sholehah dan berkepribadian anggun.
Duh.. jadi mikir kejauhan.. hehhee.
Semangat perbaikan diri.! Semangat memantaskan diri!
Perempuan yang baik untuk lelaki yang baik..
Maybe Im not the best, but I’ll always try to be better..

Bismillahirrohmanirrohim.

Selasa, 11 Maret 2014

Titik Balik I


saya telah mengalami suatu titik balik kehidupan, sebutulnya tidak terlalu menarik untuk dibaca, namun akan menarik untuk diceritakan kepada anak cucu saya nantinya, saya tulis disini untuk menjadi pengingat bagi saya yang pelupa.

Matahari
Karenanya semua menjadi cerah dan indah,
Cerita ini di mulai saat saya masih awal kuliah di  Universitas Negeri  Jakarta, saat ospek saya melihat seorang  lelaki, dia begitu bersemangat. Tingkahnya begitu konyol,  tak peduli panas terik dia tetap riang gembira, semangatnya menyinari wajahnya, dia begitu mempesona memang, bukan hanya saya yang berkata demikian.
Saya mengaguminya, sangat.  
“apa yang  menjadi motivasimu, tergantung pada siapa yang memotivasimu”
Ya, dia sudah memotivasi saya secara tidak langsung,  naluri saya mengikuti apa yang ia kerjakan.
Saat kuliah dulu, saya aktif mengikuti kepantiaan, saya mengikuti beberapa organisasi seperti halnya BEM  dan TAnK MIPA, saya begitu sibuk. Pergi pagi buta pulang malam.
Walaupun saya harus pulang pergi Bekasi-Jakarta, saya tetap memutuskan untuk berorganisasi, yang notabennya harus jadi “kura-kura” kuliah rapat, kuliah rapat.  Belum lagi sepulang kuliah saya masih harus ngajar di  Kota Wisata, Cibubur, saya mengajar  hampir satu minggu full.
Lelah,  namun itulah hidup saya selama saya kuliah di UNJ. 
Terlihat sibuk memang, namun dia lebih sibuk dari saya, prestasinya pun lebih  baik dari saya, hingga saya tak punya alasan untuk mengeluh, karena itulah jalan yang saya pilih.
Rasa kagum ini tak selamanya indah rupanya..
Rasa kagum ini terus meningkat setiap saat saya dengar ceritanya, setiap saat saya melintas didepannya, setiap saat kami berada dalam suatu perkumpulan yang sama, setiap saat saya mendengar suaranya dari kejauhan. Rasa kagum ini hampir meluap karenanya, sampai  saya benar benar lelah membendungnya. Saya lelah berpura-pura tidak melihatnya, berpura-pura tidak memperhatikannya, berpura-pura tidak menyukainya,  berpura-pura cuek saat berbicara dengannya.
Lelah, saya sudah lelah berpura-pura. Tapi saya belum lelah menganguminya. Saya terus mengaguminya, sampai akhirnya saya tau bahwa dia sedang mengagumi seseorang yang lain, dan seseorang itu adalah sosok wanita yang sholehah yang juga saya kagumi karena kesholehah-annya.
Saya benar-benar lelah dan terjatuh.

Disinilah titik balik itu.
Disinilah mulanya..
Saat saya terjatuh saya mencoba untuk bangkit.
Sebenarnya saya sudah mendaftarkan diri saya untuk mengikuti USM STAN 2013, awalnya saya hanya iseng dan benar-benar tidak ingin pindah dari UNJ, walaupun matakuliah di jurusan fisika lumayan memeras otak dan laporannya yang berpuluh-puluh lembar di tulis tangan, dan perhitungannya yang ribet, semuanya itu terkalahkan oleh  rasa cinta saya sama suasana fakultas ini, fakultas MIPA, yang mahasiswa dan mahasiswinya ta’at-ta’at  dan suasana keislamannya  amat terasa, sampai anak fakultas sebelah, fakultas olah raga, bilang kalau fakultas kita ini fakultasnya anak pesantren, but that’s why  I love FMIPA.
Kembali pada keisengan saya mengikuti  USM STAN 2013, karena niat awalnya memang hanya iseng dan mau merasakan euforianya “saringan lubang jarum” ini saya menyianyiakan waktu saya untuk mempersiapkan diri. Saya tidak belajar, sampai hari H-2 usm stan, saya merasakan titik balik itu. Hati dan pikiran saya berkontaksi. Hati saya yang benar benar jatuh saat itu justru membangkitkan pikiran saya. Saya mulai berfikir untuk serius mengikuti usm stan ini,  dan saya berfikir untuk pindah dari kampus ini. Saya tidak bisa selamanya “jatuh” seperti ini. Saya sudah lelah dengan rasa kagum yang akhirnya membunuh perasaan saya sendiri. Saya terlalu lelah berpura-pura. Dan saya pun tak sanggup jika harus terus melihatnya setiap  hari dan terus berpura-pura  sampai saya lulus kuliah.
TIDAK!
Saya tak akan mengulangi kesalahan saya waktu dulu, mengagumi seseorang terlalu lama.
Saya harus bangkit!
Lucu memang, saya belajar sangat keras selama 2 hari menuju usm stan itu hanya karena seseorang.
“seseorang yang memotivasimu berpotensi besar untuk menjatuhkanmu”

Rupanya usaha keras saya tidak menghianati, alhamdulillah saya lolos usm stan 2013, berat memang harus meninggalkan yang lain yang saya cintai tapi saya sudah memilih, dan saya harus bertanggung jawab dengan pilihan saya. Perjuangan yang sangat berat untuk bisa diterima di STAN, karena banyak sekali kendala yang saya hadapi dalam proses daftar ulang, dan saya benar-benar bersyukur Allah memudahkan jalan untuk saya diterima dikampus Ali Wardhana ini. Alhamdulillah.

Kesibukan saya mempersiapkan berkas untuk proses daftar ulang berhasil membuat saya lupa berfikir akan dia,  doa yang biasa saya panjatkan untuknya pun sudah tergantikan dengan doa-doa yang lain. Saya sudah mulai bisa melupakan sedikit tentangnya. Dan saya berfikir bahwa saya pasti bisa menghapus semua rasa itu jika saya di STAN, jika saya tidak melihatnya lagi, setiap hari. Ya, saya pasti bisa.

Jumat, 14 Februari 2014

Hello 2014.

Assalamu'alaykum.

telat banget ya judulnya, "Hello 2014", lebih tepatnya sih 1402-2014 (lucu ya tanggalnya, saking lucunya ampe mau nangis).
baru sempet posting lagi nih, eh bukan sempet sih, lebih tepatnya barus niat. hehe.
FYI, hari senin itu UAS akuntansi loh, dan gue malah posting blog.. *info penting nih, catet!
doakan aku ya manteman. hehe

banyak banget yang mau disampein, tapi belum bisa sekarang.
udah gitu aja. hehe wassalamu'alaykum. mohon maaf lahir batin ya :)

Rabu, 07 Agustus 2013

Dear Ramadhan

Ramadhan sudah menepi.
Gema kemenangan datang menjemput.

mengapa kau begitu cepat berlalu?
aku masih merindukanmu,
aku masih ingin menikmati malam-malam indahmu.

maaf..
aku sering melalaikanmu.
maaf..
aku tak menghargaimu..
maaf..
jika kau merasa cemburu dengan aktifitas duniaku.
maaf..
jika aku tak memanfaatkan tiap menitku bersamamu.

maaf.

aku mohon ini bukan pertemuan kita yang terakhir.
berjanjilah untuk pertemuan berikutnya.
aku pegang janjimu.
sampai jumpa tahun depan.
im gonna miss you.
thanks for all barokah.
Love you, My Ramadhan.
Thank you, My Allah.

Kamis, 27 Juni 2013

Dear Sirius

27 Juni 2013

hallo yang paling terang di angkasa raya...
kamu kah itu, sirius..?


malam ini terasa sedikit berbeda, 
aku kembali mengulang hobbiku waktu dulu.
melihat langit malam, dan mengagumi segala isinya, walau hanya sekejap.

malam ini sedikit mendung, tak begitu banyak bintang yang terlihat. hanya beberapa.
ada yang redup-redup, namun ada yang bercahaya sangat terang. 

kamu kah itu sirius?

sirius..
aku ingin bercerita,
begitu banyak hal yang menakjubkan yang aku alami akhir-akhir ini.
ada rasa yang bergetar hebat akhir-akhir ini,
gelombangnya menyumbat pembuluh darah di otakku.
frekuensinya menggebu-gebu detak jantungku.
aku tak dapat berfikir lebih jernih.

bagaimana tidak,...

semula semua ini hanya sebuah bunga tidur.
walau hanya sebuah bunga tidur, aku begitu bahagia.. 
lalu kukirimkan doa serta syukurku pada-Nya, si pemilik malam.

kemudian Dia menjawab semua doaku,
bahkan Dia memberi lebih dari apa yang aku harapkan,
aku melambung tinggi dibuat-Nya,.

namun, aku sadar, apakah seseorang seperti aku pantas untuk merasakan ini semua?
apakah pantas "yang sebaik itu" bersandingan dengan "yang seburuk ini"
batin ku menciut, 
kuanggap itu hanya sebuah kebetulan, bukan suatu jalan Tuhan, 

aaah fatamorgana...........

aku tak ingin banyak bertindak dalam hal ini, 
biar Dia yang menunjukan jalan-Nya.
sempat ku nazarkan ini dengan-Nya.
Lalu Dia menjawab nazarku, 
jawaban-Nya kembali mengulurku terbang bersama angin...
jalan ini semakin jelas...

sirius, tidakkah aku begitu naif dalam hal ini?
iya, aku begitu naif.
mungkin...
aku lupa berkaca pada diriku sendiri,
aku lupa aku ini siapa,
aku lupa akan pintaku dulu pada-Nya sejak awal...
aku sudah melampai batas...

atau memang ini takdir-Nya?
aah takdir, lagi-lagi takdir..
takdir yang mana yang kamu maksud?
masih terlalu subuh untuk bicara soal takdir "ini"

sirius,
sejujurnya aku merasa sangat takut, 
takut, jika semua rasa yang ada saat ini hanya membuatku patah arah dan terperosok lebih dalam.

tapi biarlah.
sudah sampai sejauh ini saja aku sudah amat bersyukur.
rupanya, Dia masih mengizinkan aku untuk memperoleh anugerah ini.
anugerah ini juga yang sanggup "menampar mundur harapanku" akan satu hal yang tak pernah pasti.
anugerah ini juga yang sering torehkan senyum di wajah pucat ini..
anugerah ini juga yang sering kuselipkan dalam doa, dan kunanti-nanti dalam mimpi
anugerah ini juga yang membuatku lebih sadar bahwa aku ini penuh kekurangn,
aku harus terus berbenah, aku harus jadi lebih baik..
karena aku percaya, Allah takkan keliru dalam memilih apapun yang baik dengan yang baik pula.

Terimakasih kepada-Nya, Tuhan semesta alam, Allah SWT.
Alhamdulillah.

sampai detik ini, aku masih terus menulusuri jalan ini, dan menebak-nebak ujung pangkal jalan ini.
semoga baik akhirnya. Aamiin. :)

Minggu, 05 Mei 2013

Aksi Perdana


Kamis, 18 April 2013

Menunggu.

apakah aku sedang menunggu?
lantas apa yang aku tunggu?
kamu?
bukan...
waktu?
bisa jadi.

lantas waktu untuk apa?
waktu yang akan membawa semuanya menjadi indah.

indah?
iya, bersamamu, bahagia, selamanya, indah bukan?

seandainya keindahan itu hadir semudah berucap, "indah".

tidak semudah itu,
ini serumit berucap, "indah" dengan bahasa yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya.

aku sudah terlalu lama menunggu,
aku sering lelah, dan ingin menyerah.
aku sudah temukan banyak yang "mirip" sepertimu.
tapi mereka bukan "kamu".

lantas mengapa aku tetap menunggu?
karena cinta?
aku tak tau.
karena sayang?
aku tak tau.

bodoh bukan?
aku menunggu dalam kurun waktu yang bukan sebentar, untuk hal yang tidak aku ketahui alasannya.
dan yang lebih bodohnya lagi,
aku menunggu orang yang tidak pernah tau kalau dia sedang aku tunggu. HA HA HA.

bodoh.

coba tanya, siapa yang paling lama menunggumu?
mungkin akulah orangnya.
haha.

aku sering lelah dan ingin menyerah.
lelah berpura-pura tidak tahu apa-apa tentang kamu.
lelah berpura-pura tidak peduli terhadapmu.
lelah berpura-pura tidak menyukaimu.
lelah berpura-pura dingin terhadapmu.

lelah? sangat lelah.
tapi. coba tanya,
apa yang aku lupa dari dirimu?
apa yang aku tidak tau tentang kisahmu?

haha lelah tapi tidak ingin menyerah. bodoh.

seandainya kamu menyadari semua ini.
aku takkan selelah ini.
aku takkan sesakit ini.
aku takkan tersesat sejauh ini.

apakah ini semua salahmu?
bukan,  sedaridulu memang aku yang tak menginginkan kamu "sadar" akan hal ini.

sampai kapan seperti ini?
sampai logika menapar mundur harapanku.
sampai aku benar-benar menyerah.

sampai aku lupa kalau aku sedang menunggu.

Sabtu, 09 Maret 2013

The One I never had


I'm drowning.
I'm lost
I lose myself
I'm afraid
I'm blind
here is too dark
I cant move.
I cant do anything


suddenly..
Your shadow comes to me.

bring a little light
bring a little hope

take me away
treat my wounds
fix me
I need you..

you, The One I never had

Minggu, 10 Februari 2013

Barangkali Cinta

Karya Dewi Lestari
 
Barangkali cinta… jika darahku mendesirkan gelombang yang tertangkap oleh darahmu dan engkau beriak karenanya. Darahku dan darahmu, terkunci dalam nadi yang berbeda, namun berpadu dalam badai yang sama.

Barangkali cinta… jika napasmu merambatkan api yang menjalar ke paru-paruku dan aku terbakar karenanya. Napasmu dan napasku, bangkit dari rongga dada yang berbeda, namun lebur dalam bara yang satu.

Barangkali cinta… jika ujung jemariku mengantar pesan yang menyebar ke seluruh sel kulitmu dan engkau memahamiku seketika. Kulitmu dan kulitku, membalut dua tubuh yang berbeda, namun berbagi bahasa yang serupa.

Barangkali cinta… jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa dan aku dapati rumah yang kucari. Matamu dan mataku, tersimpan dalam kelopak yang terpisah, namun bertemu dalam setapak yang searah.

Barangkali cinta… karena darahku, napasku, kulitku, dan tatap mataku, kehilangan semua makna dan gunanya jika tak ada engkau di seberang sana.

Barangkali cinta… karena darahmu, napasmu, kulitmu, dan tatap matamu, kehilangan semua perjalanan dan tujuan jika tak ada aku di seberang sini.

Pastilah cinta… yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian, kecerdasan, dan kebijaksanaan untuk menghadirkan engkau, aku, ruang, waktu, dan menjembatani semuanya demi memahami dirinya sendiri.

Selasa, 05 Februari 2013

Lalu Apa?

sekitar pukul 7 malam.
ya seperti biasanya, aku pulang lebih larut setiap hari jum'at, karena harus mengikuti kuliah di jam ke-5.
aku pulang naik metromini menuju rumah, aku duduk didekat kaca mobil.
rintik hujan malam itu melengkapi suasana gundah yang ku rasa.
dari balik kaca aku melihat pemandangan yang tak asing, tapi selalu menarik untukku.
ya, ramainya jakarta, lalu lalang kendaraan, lampu-lampu yang saling berpautan, pedagang-pedagang yang tak henti mengais rejeki,  wajah-wajah muram pesisir kota, dan segalanya tentang Jakarta malam.
ya, sederhana namun penuh makna.
suasana ini kembali mengingatkanku pada tokoh-tokoh fiktif ciptaanku, Matahari dan Bintang Pemalu.
cerita yang amat klasik, namun tak pernah ada solusi terbijak untuk mengatasinya, cinta beda agama.
Aku ingin membuat akhir yang berbeda dengan cerita-cerita yang biasanya, aku sudah menemukannya,
namun aneh, setiap saat jemariku ingin memulai mengetik satu demi satu huruf, menciptakan kata-kata sederhana, aku tak bisa. aku tak tega membuat akhir yang tragis untuk cerita ini, aku tak pernah tega membuat sang Bintang Pemalu terjatuh ke permukaan bumi, atau bahkan terperosok ke dalam Blackhole. Begitupun dengan Matahari, aku tak tega membuat suatu gerhana atau lebih parahnya suatu Badai Matahari. Lalu aku memutuskan untuk menghadirkan sosok Bulan untuk sang Bintang Pemalu. karena sejatinya malam akan selalu mengijinkan Bulan bersandingan dengan Bintang.

Tapi entah mengapa, aku tak pernah memiliki kesempatan untuk menuangkan itu semua kedalam lanjutan ceritaku, waktu bergulir lebih cepat, berlomba-lomba dengan kegiatanku yang semakin padat, yah, hingga akhirnya cerita itu tetap menjadi misteri.

My Blog is Back!!!

hei readers,
lo semua harus tau nih, gue seneng banget ya blog gue balik, yaaa walopun dengan domain yang ini,
sokey lah yah, yang penting gue bisa nyampah lagi di blog, gue kangeeeeen banget mau ngeshare curhatan-curhatan sampah gue, hahhaha.
banyak banget yang gue alamin selama gue ga kehilangan blog ini, alhasil gue move on sebentar ke www.buana1995.wordpress.com saking galaunya gatau mau nyampah kemana, hahha.
tapi wordpress itu terlalu elegan yah buat gue kasih curhatan sampah gue jadinya gue cuman ngeshare puisi-puisi galau gidudeeeeyh.
hahha.
udah deh ah, my blog is back, tong sampah gue balik, sahabat terbaik gue..... aaaaaa miss ya so damn much!
gue tau lo juga kangen kan sama gue blog? udeh ngaku aja blog, come to mama, hug tight {}

Senin, 12 November 2012

Matahari dan Bintang Pemalu (Introduction)

Siang dibulan ramadhan itu begitu terik, sang surya bertengger menebar sinar ke pelosok bumi.
Tapi semangat para Mahasiswa pertukaran pelajar itu tak kalah membara. Mereka begitu antusias
berkenalan satu sama lain.Mereka berasal dari negara yang berbeda-beda.
Tera begitu bersemangat hari itu, dengan ramah dan hangat ia berkenalan dengan teman-teman
barunya. Lalu datang seorang lelaki dalam langkah malu-malu menghampirinya.

“Hai..”  sapanya dengan senyum ragu. 
“Halo”
“Are you Indonesian?” menunjuk nametag yang dikenakan Tera.
“Yes, im from Bandung, what about you?” jawabnya hangat.
“Saya dari jogja. tolong isi lembar identitasnya  ya,” sambil menunduk malu.
“oh iya ini tukeran aja sama punya gue”
“iya” 
Selang 3 menit mereka bertukaran lembar identitasnya,
“Nama lo pico? WAW! Kebetulan banget yaaa!!”
“Iya, hehe, kamu tera?” 
“iya, hahaha. Amazing banget, gue kira Cuma nama gue doang yang asalnya dr notasi angka. 
Dan yang lebih waw nya itu, nama gue “tera” yang artinya 10 pangkat 12. Dan nama lo Pico yang
artinya 10 pangkat minus 12. itu artinya kalo Pico dikali Tera hasilnya sama dengan SATU! iya SATU!!! Jangan-jangan ortu gue janjian lagi sama ortu lo, hahaha. Atau engga
KITA JODOH! wahahahaha” jelas Tera dengan antusias diiringi dengan tawanya yang bersinar.

“Hahahaha. Ada-ada aja” pico membalasnya dengan tawa kecil di wajahnya yang merengut malu.
“hahaha, I wanna talk much longer, but we have to do our  task, right,? glad to know you, see you” tera
pergi sambil melambaikan tangannya.
“see you” membalas lambaian tangan tera.
     ***
 Siang yang cerah itu berganti shift dengan malam yang begitu damai, pico kini sedang duduk di
balkon apartemennya, dia begitu bahagia hari ini, dia ingin bercerita semua kejadian yang ia alami hari
ini pada sahabat terbaiknya, Bintang.

Bintang….
Hari ini aku bertemu matahari,
Matahari itu begitu bersinar,
Matahari itu begitu hangat, 
Ia penuh senyum, canda, dan juga makna.
Sinarnya  mampu menghidupkan jiwa yang telah lama mati.
Aku tak mampu menatapnya lebih lama.
Sinarnya terlalu terang.
Aku tak mampu terlalu dekat dengannya,
Dia terlalu hangat.
Aku hanya mampu melihatnya dari jauh.
Setidaknya aku dapat merasakan sedikit hangatnya.
Seandainya benar kita adalah jodoh.
Seandainya benar kita bisa menjadi satu.
Seandainya benar…
Seandainya. 

***

Masa orientasi telah usai, Pico dan Tera tak pernah bertemu lagi,  Pico kehilangan mataharinya.
Hari ini hari pertama kuliah, 
Pico datang terlambat 15 menit, karena ia kesulitan mencari ruangan kelasnya, saat sampai di depan
pintu kelas, ternyata sudah ada dosen didalam ruangan kelas itu. Perasaan senang dan takut
berkolaborasi dengan hebatnya dalam dimensi Pico. Lalu ia masuk, meminta maaf kepada dosennya
karna datang telat, lalu ia mencari tempat duduk yang kosong.
Dan beruntungnya ia mendapat tempat duduk kosong di pojok kiri paling depan. Dia melihat teman-
teman sekelasnya, betapa terkejutnya ia melihat "Matahari" duduk di pojok kanan depan. Berjarak
7 kursi darinya. Dia senang bukan main melihat Tera. 
Dia tak berani menoleh kearah Tera, dia berusaha berkonsentrasi dengan kuliah perdananya. 
Matanya tajam menatap sang dosen, tapi pelupuk matanya berusaha mencari sinar itu. DAPAT! itu dia Sinar yang ia cari! sinar yang berhasil meradiasi dimensi Pico.
Dari sini aku dapat melihat sinar itu
Sinar yang membuat semuanya begitu “Hidup”
Dari sini, dipelupuk mata ini.
     ***

Kuliah usai, Pico bergegas pulang, lalu suara itu memanggilnya, suara yang sedari kemarin ia rindukan.
“Pico?”  Tanya Tera Heran
“Hei Tera.”  Membalas dengan senyum ragu
“Arsitektur  juga? Tadi  telat ya? haha”
“iya. Hehe.  Samaan ya” jawabnya dengan nada malu-malu
“ih iya, asik banget nih sekelas sama orang  jogja ” goda Tera.
“ saya juga seneng bisa sekelas sama Tera.” Balas Pico terbata-bata “ oh iya saya duluan ya, saya
mau ada urusan,  bye”

 Pico bergegas pergi ke Gereja terdekat dari apartemennya. Pico adalah seorang katolik. Dia begitu
taat dengan agama yang dipeluknya. Dia datang ke gereja bukan hanya di waktu minggu, tapi setiap
saat dia merindukan Tuhannya.
     ***

Malam yang damai, selalu mengingatkannya dengan sosok wanita berjilbab yang belakangan ini getol
menabur senyum diwajah Pico, ya Tera, lagi-lagi si Matahari itu.

Bintang aku ingin menjadi sepertimu.
Agar aku bisa berada lebih dekat dengan Matahari, 
Agar aku bisa melihat Matahari ku setiap saat.
Walau Matahari tak selalu menyadari keberadaanku.
Walau Matahari tak selalu melihat sinarku
Aku tak butuh pengakuan atas kehadiranku.
Aku hanya ingin bersama Matahari.
Hanya itu.
      ***

Semakin hari mereka semakin akrab, namun Pico masih saja kaku dan malu-malu. Tera sangat suka
menggodanya dengan candaan-candaan khasnya. Pico selalu membantu Tera, apapun dia lakukan
untuk Tera.  Dia tak pernah sedekat ini dengan wanita. Harinya semakin hidup. Bersama Tera ia
berjuang menggapai cita-cita mereka untuk menjadi Arsitek Handal.

Siang itu mereka duduk bersantai dibawah pohon rindang, setelah belajar bersama, mereka bersantai
sejenak.
“kamu kenapa ngambil arsitektur?” Tanya Tera.
“mau aja hehe, kalau tera?” tanyanya lagi.
“Cita-cita dari SD, hehehehe” jawab Tera cengengesan
“wah hebat, jarang anak SD mau jadi arsitek”
“soalnya waktu kecil bosen gambar gunung terus. Yaudah deh nyoba-nyoba gambar rumah,
terinspirasi dari rumah tetanggaku yang baru dibangun.  eh taunya malah dapet nilai 9, biasanya kalo
gambar gunung paling banter dapet 7 hahahaha.” Jelasnya penuh tawa.
“hahaha, bisa begitu ya, sesuatu yang kecil justru bermakna raksasa.” Ungkap Pico terheran-heran.
“iya bener banget, semenjak itu setiap disuruh gambar pasti gambar rumah deh, terus, suka iseng
gambar-gambar pola rumah gitu kaya yang dimajalah-majalah.  Wkwkwk” 
“dasar anak kecil aneh hahaha.” Ledek Pico
“ye biarin kreatif namanya. Emangnya kamu MKKB”
“apatuh MKKB?” Tanya Pico heran.
“Masa Kecil Kurang Bahagia. wkwkwk” ledek Tera, tertawa terbahak-bahak.
“yeee anak aneh” balas Pico, mencibir.
Suasana siang itu begitu hangat, sudah lama Pico tak tertawa selepas itu, ia sudah lupa kapan
terakhir kali ia bercanda dan tertawa.
     ***

Balkon Apartement.
10.00PM  
Bintang,
Tidak kah kamu mendengar tawaku tadi siang?
Tidakkah kamu melihat sahabatmu ini begitu bahagia ?
Dia memperbaiki kotak tertawaku.
Dia membuat semuanya begitu bebas, lepas.
Dan membuatku Bahagia.
Bintang. Kini aku telah menjadi sepertimu, 
Menjadi bintang yang bersinar, 
Biarkan aku tetap menjadi sepertimu. 
Jangan biarkan aku jatuh.
Aku tak ingin jadi bintang jatuh, 
Aku takut jatuh. 

***

Senin, 24 September 2012

Aliran-aliran dalam filsafat


Aliran-aliran yang terdapat dalam filsafat sangat banyak dan kompleks. Di bawah ini akan kita bicarakan aliran metafisika, aliran etika, dan aliran-aliran teori pengetahuan.
a. Aliran-aliran metafisika
Menurut Prof. S. Takdir Alisyahbana, metafisika ini dibagi menjadi dua golongan besar, yaitu : (1) yang mengenai kuantitas (jumlah) dan (2) yang mengenai kualitas (sifat).Yang mengenai kuantitas terdiri atas (a)monisme, (b) dualisme, dan (c) pluralisme. Monisme adalah aliran yang mengemukakan bahwa unsur pokok segala yang ada ini adalah esa (satu). Menurut Thales: air menurut Anaximandros: ‘apeiron’ menurut Anaximenes: udara. Dualisme adalah aliran yang berpendirian bahwa unsur pokok sarwa yang ada ini ada dua, yaitu roh dan benda. Pluralisme adalah aliran yang berpendapat bahwa unsur pokok hakikat kenyataan ini banyak. Menurut Empedokles: udara, api, air dan tanah.
Yang mengenai kualitas dibagi juga menjadi dua bagian besar, yakni (a) yang melihat hakikat kenyataan itu tetap, dan (b) yang melihat hakikat kenyataan itu sebagai kejadian.
Yang termasuk golongan pertama (tetap) ialah:
” Spiritualisme, yakni aliran yang berpendapat bahwa hakikat itu bersifat roh.
” Materialisme, yakni aliran yang berpendapat bahwa hakikat itu bersifat   materi.
Yang termasuk golongan kedua (kejadian) ialah:
” Mekanisme, yakni aliran yang berkeyakinan bahwa kejadian di dunia ini berlaku dengan sendirinya menurut hukum sebab-akibat.
” Aliran teleologi, yakni aliran yang berkeyakinan bahwa kejadian yang   satu berhubungan dengan kejadian yang lain, bukan oleh hukum sebab-akibat,   melainkan semata-mata oleh tujuan yang sama.
” Determinisme, yaitu aliran yang mengajarkan bahwa kemauan manusia itu   tidak merdeka dalam mengambil putusan-putusan yang penting, tetapi sudah   terpasti lebih dahulu.
” Indeterminisme, yaitu aliran yang berpendirian bahwa kemauan manusia itu   bebas dalam arti yang seluas-luasnya.
b. Aliran-aliran etika
Aliran-aliran penting dalam etika banyak sekali, diantaranya ialah:
1)      Aliran etika nuturalisme, yaitu aliran yang beranggapan bahwa     kebahagiaan manusia itu diperoleh dengan menurutkan panggilan natural    (fitrah) kejadian manusia sekali.
2)      Aliran etika hedonisme, yaitu aliran yang berpendapat bahwa perbuatan     susila itu ialah perbuatan yang menimbulkan ‘hedone’ (kenikmatan dan    kelezatan).
3)      Aliran etika utilitarianisme, yaitu aliran yang menilai baik dan    buruknya perbuatan manusia ditinjau dari kecil dan besarnya manfaat bagi    manusia (utility = manfaat).
4)      Aliran etika idealisme, yaitu aliran yang menilai baik buruknya    perbuatan manusia janganlah terikat pada sebab-musabab lahir, tetapi    haruslah didasarkan atas prinsip kerohanian (idea) yang lebih tinggi.
5)      Aliran etika vitalisme, yaitu aliran yang menilai baik-buruknya    perbuatan manusia itu sebagai ukuran ada atau tidak adanya daya hidup    (vital) yang maksimum mengendalikan perbuatan itu.
6)      Aliran etika theologis, yaitu aliran yang berkeyakinan bahwa ukuran    baik dan buruknya perbuatan manusia itu dinilai dengan sesuai atau tidak    sesuainya dengan perintah Tuhan (Theos = Tuhan).
c. Aliran-aliran teori pengetahuan
Aliran ini mencoba menjawab pertanyaan, bagaimana manusia mendapat pengetahuannya sehingga pengetahuan itu benar dan berlaku.
Pertama, golongan yang mengemukakan asal atau sumber pengetahuan. Termasuk ke dalamnya:
  • Rationalisme, yaitu aliran yang mengemukakan bahwa sumber pengetahuan   manusia ialah pikiran, rasio dan jiwa manusia.
  • Empirisme, yaitu aliran yang mengatakan bahwa pengetahuan manusia itu   berasal dari pengalaman manusia, dari dunia luar yang ditangkap  pancainderanya.
  • Kritisisme (transendentalisme), yaitu aliran yang berpendapat bahwa  pengetahuan manusia itu berasal dari luar maupun dari jiwa manusia itu  sendiri.
  • Kedua, golongan yang mengemukakan hakikat pengetahuan manusia. Termasuk ke dalamnya:
  • Realisme, yaitu aliran yang berpendirian bahwa pengetahuan manusia itu adalah gambar yang baik dan tepat dari kebenaran dalam pengetahuan yang baik tergambarkan kebenaran seperti sungguh-sungguhnya ada.
  • Idealisme, yaitu aliran yang berpendapat bahwa pengetahuan itu tidak lain daripada kejadian dalam jiwa manusia, sedangkan kenyataan yang diketahui manusia itu sekaliannya terletak di luarnya.
d. Aliran-aliran lainnya dalam filsafat
Di samping aliran-aliran di atas, masih banyak aliran yang lain dalam filsafat. Aliran-aliran itu antara lain ialah:
  1. Eksistensialisme, yaitu aliran yang berpendirian bahwa filsafat harus bertitik tolak pada manusia yang kongkret, yaitu manusia sebagai eksistensi, dan sehubungan dengan titik tolak ini. maka bagi manusia eksistensi itu mendahului esensi.
  2. Pragmatisme, yaitu aliran yang beranggapan bahwa benar dan tidaknya sesuatu ucapan, dalil, atau teori, semata-mata bergantung pada berfaedah atau tidaknya ucapan, dalil atau teori tersebut bagi manusia untuk bertindak di dalam kehidupannya.
  3. Fenomenologi, yaitu aliran yang berpendapat bahwa hasrat yang kuat untuk mengerti yang sebenarnya dan keyakinan bahwa pengertian itu dapat dicapai jika kita mengamati fenomena atau pertemuan kita dengan realitas.
  4. Positivisme, yaitu aliran yang berpendirian bahwa filsafat hendaknya semata-mata berpangkal pada peristiwa yang positif, artinya peristiwa-peristiwa yang dialami manusia.
  5. Aliran filsafat hidup, yaitu aliran yang berpendapat bahwa berfilsafat barulah mungkin jika rasio dipadukan dengan seluruh kepribadian sehingga filsafat itu tidak hanya hal yang mengenai berpikir saja, tetapi juga mengenai ada, yang mengikutkan kehendak, hati, dan iman, pendeknya seluruh hidup.

Kamis, 13 September 2012

Academic writing 2

Academic Writing adalah suatu kegiatan atau aktivitas menulis untuk keperluan (menyelesaian) suatu tugas belajar/studi di lembaga pendidikan di mana si penulisnya sedang menempuh pendidikannya. Lembaga pendidikan ini bisa di tingkat SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi maupun Lembaga Pendidikan Ketrampilan/LPK (kursus-kursus). Bentuk tulisan academic writing (AW) antara lain paper (esei panjang), paper-works (makalah atau laporan yang perlu dipresentasikan), minithesis (skripsi pendek untuk meraih gelar S-1 atau tingkat diploma), thesis (skripsi panjang untuk meraih gelar di atas S-1). Baik paper, paper-works, minithesis dan thesis, mempunyai metode penulisan yang sama.

Academic Writing                                                           Creative Writing
-Non fiksi                                                                             – Fiksi
-Berdasarkan fakta                                                          – Berdasarkan imanijasi
(murni fakta)                                                                      (bisa juga ditambah dengan fakta)
-Untuk keperluan akademis                                       – Untuk keperluan sastra atau pop/hiburan (orientasi pasar)
- Didukung penelitian (untuk peroleh data)         – Bisa didukung atau tidak didukung penelitian
-Didukung referensi/kepustakaan                          – Bisa didukung atau tidak didukung referensi/kepustakaan
-Ditulis dengan bahasa formal/akademis            – Ditulis dengan bahasa sastra atau pop/mudah dimengerti oleh               masyarakat
-Menggunakan istilah akademis                          – Bisa menggunakan istilah akademis,
(dilengkapi dengan catatan kaki)                           bisa juga tidak (tergantung temanya)
-Dilengkapi daftar referensi/kepustakaan            – Tidak dilengkapi daftar referensi
- Menggunakan appendix (lampiran)                    - Tidak berappendix
(sesuai keperluan)
- Menggunakan index                                             – Tidak perlu menggunakan index
- Cover/sampul  tidak dirancang berilustrasi          – Cover/sampul dirancang berilustrasi
-Proses menulis: judul ditentukan dulu                  – Proses menulis: judul bebas (boleh
karena merupakan acuan isi tulisan                        ditentukan dulu, boleh tidak (judul
tidak mengikat isi tulisan)
- Proses penulisan perlu pembimbing                     – Proses penulisan tidak perlu pem-
(agar tidak menyimpang dari topik/isi                    bimbing/penulis bebas berkreasi
yang telah ditentukan sesuai dengan judul
dan obyek penelitiannya)
-  Hasil tulisan: untuk disidangkan/ujian                – Hasil tulisan tidak untuk disidang-
kan/ujian


Yang perlu dilakukan sebelum mengerjakan AC adalah:
1. Mencari, mengidentifikasi dan memilih topik yang akan ditulis sesuai dengan yang disukai/dikehendaki penulis (hindari pemaksaan topik oleh pihak lain) dan diselaraskan dengan kepentingan akademis
2. Setelah topik ditemukan perlu diuji: apakah topik ini datanya mudah diperoleh? Data bersumber dari penelitian (wawancara), observasi dan literature/kepustakaan (mencari pendukung referensi dari perpustakaan). Bila Anda serius mengerjakan tugas menulis, tentunya tidak ada yang sulit (memang harus berusaha kera)
3. Mendata material (bahan-bahan yang akan diteliti dan kemudian ditulis) dan nara sumber
4. Persiapan mengumpulkan data untuk material penulisan berdasarkan topik yang telah ditentukan dan kerangka kasar analis topik yang telah dipilih
5. Menghubungi/menentukan pembimbing dan mendata narasumber serta daftar referensi
6. Menentukan kerangka awal AC berdasarkan hasil diskusi dengan pembimbing, untuk memudahkan pengumpulan data (termasuk interview narasumber – jika diperlukan)
7. Menyusun strategi penulisan (akan dipaparkan kemudian secara detail)
Tahapan-tahapan tersebut diperlukan untuk semua jenis AC, kecuali Butir 5. Bila Anda hanya menulis paper atau paper-works kiranya tidak perlu pembimbing, melainkan cukup semacam penasihat atau guru/dosen yang memberi tugas penulisan tersebut.

 Menentukan Topik

Mengolah Topik

Batang Tubuh Tulisan
Secara gambaran kasar, baik paper, paper-woks, minithesis dan thesis mempunyai batang tubuh yang sama, yaitu terdiri dari:
I. Introduction (Pengantar)
II. Thesis Paragraph (Paragraf Thesis – jenis AC Anda apa?, bagian ini juga dfisebut sebagai body – atau paparan topik yang dibahas)
III. Discussion (Pembahasan/Analisis)
IV. Conclusion (Kesimpulan)

Strategi Proses Penulisan
Untuk memperoleh tulisan yang baik perlu persiapan dan strategi yang optimal.

Minggu, 09 September 2012

Begitu dekat dengan "Kematian" (JILID 2)

buat yang udah baca postingan sebelumnya pasti ga asing sama judul ini.
dan saya cuma mau negesin kalau tujuan saya nulis ini tuh bukan untuk nakut-nakutin atau cari sensasi,
tujuan saya itu buat ngingetin kita semua kalau kematian itu pasti akan datang, cuma masalah waktunya aja yang misterius.
dan satu hal lagi, kematian itu ga perlu ditakutin, selama urusan dunia kita beriringan dengan urusan akhirat. tetap bermimpi dan berencana, karena Tuhan itu suka sama orang yang mau berusaha :).

yap prolognya sampai situ aja langsung kita ke TKP! cekidot!


cerita ini udah agak lama,  tepatnya beberapa minggu sebelum lebaran.

hari itu, aku seperti biasa menjaga warung dirumahku.
lalu ada pembeli yang tak biasa,
yap mereka sekeluarga, menggunakan mobil  X.
lalu aku terkejut, ternyata yang datang untuk membeli adalah Om Ucok dan keluarganya.
Om ucok itu dulu dagang di dekat rumahku sewaktu aku kecil.
dia itu orangnya baik dan ramah. Om ucok itu pekerja keras.
tapi setelah dia menikah dia memutuskan untuk tidak berdagang dan beralih ke usaha yang lain.
semenjak ia menikah aku sudah jarang melihatnya, karena ia juga pindah rumah di daerah pangkalan 2. Ia menikah dengan mba Devi dan mempunyai anak perempuan yang amat lucu dan imut.

om Ucok membeli minuman dirumahku, aku yang melayaninya, mukanya yang berkulit gelap itu terlihat lebih bersinar, sudah lama sekali aku tak melihat pria bersahaja ini. aku tak sempat bertanya apapun padanya, pikirku mereka sekeluarga ingin pulang kampung ke Medan, tapi rasanya masih lama sekali lebaran tiba.
ah bukan urusanku.
hari berlalu.
***

aku menjalani puasa ku hari demi hari dengan bersemangat karena bulan ramadan ini belum tentu bisa aku nikmati ditahun depan. amalan demi amalan aku jalani semata-mata untuk mencari ridho-Nya.

***
sekitar satu minggu kemudian
pagi itu begitu riuh.
saudara ku datang ke rumahku,
dia membawa kabar.,
katanya pada malam hari, seorang laki-laki menjadi korban tabrak lari di daerah pangkalan 1B.
kepalanya pecah, dan kabarnya mayatnya sempat dibiarkan ditengah jalan karena tidak ada yang berani menolong, laki-laki itu membawa sepeda motor, menuju ke gang subur, gang rumahku.
dan mirisnya, Laki-laki itu adalah om Ucok. damn.... seketika itu aku terdiam.
orang yang kemarin beli minuman dirumahku sudah meninggal.!!!
aku masih tak percaya,
kabarnya ia menuju ke arah gang ku, karena ia ingin ke rumah bapa beni untuk menyewa mobil yang kemarin dipakainya, ia ingin menyewa mobil itu untuk pulang kampung ke Medan.
siapa yang menyangka lebaran ini dia tak pulang ke Medan, tetapi ia Pulang ke Rahmatullah.

innailahi wa innaillahi rodjiun,
semoga amal ibadah alhamrum diterima disisinya, dan diampuni dosa-dosanya. aamiin :")

***
satu hal lagi yang perlu sama-sama kita renungkan.
kadang saat kita sedang emosi, kita sering mengeluarkan perkataan-perkataan yang bisa jadi adalah doa.
seperti ini, "gak punya otak lu",
coba anda bayangkan, jika setelah anda berkata seperti itu, esok harinya orang tersebut kecelakaan lalu kepalanya hancur, dan otaknya hancur lebur.

boleh jadi anda menjadi orang yang paling merasa bersalah.
Jaga lisan kita, Jaga perbuatan kita :")

Sabtu, 08 September 2012

Anak Bawang di usia 67 tahun

Hallo Indonesia?
apa kabarmu hari ini? :)

yaaap, stop basabasi. we are going to the topic.
bicara tentang prediksi indonesia dimasa depan, rasanya belum lengkap kalau kita belum menilas balik perjalanan indonesia sejak merdeka.
Baru beberapa minggu yang lalu Negeri ini merayakan ulang tahunnya yang ke 67.
sudah sejauh apakah perubahan yang dialami oleh negeri kita tercinta ini?

Bila kita melihat berita di media, negeri ini begitu carut-marut. korupsi, kriminalitas, rasisme dan lain sebagainya. begitu mirisnya negeri ini. Lalu apa yang menjadi penyebab semua ini?

salah presiden kah?
salah para menteri kah?
salah anggota DPR kah?
atau salah kita sebagai rakyat?
atau mungkin Indonesia ini masih menjadi anak bawang di usia yang 67 ini?

Tapi tahukah anda, Korea Selatan merdeka (bebas) pada tanggal 15 Agustus 1945.
artinya, korea selatan merdeka 2 hari lebih awal dari indonesia.
tapi coba bandingkan keduanya, perbedaannya sangat jauh.

kemajuan indonesia sangat lamban, malah cenderung jalan di tempat. memang kita sudah merdeka, tapi tanpa kita sadari pola pikir kita telah dijajah. dijajah oleh bangsa asing.

sudahlah, mari kita tutup buku kelam, tak akan ada habisnya menyalahkan, karena mengkritisi itu lebih mudah dari pada menjalankan.
talk less, do more!
mari kita songsong indonesia yang lebih dewasa,
perbaiki kualitas diri kita, jadilah sumber daya manusia yang bermanfaat,
perbaiki emosi dan spritual kita, jadikan bangsa ini bangsa yang cerdas dan religius!

WHO ARE WE?

WE ARE THE REVOLUSIONER!
WE ARE INDONESIA.


-Indonesia sejak dulu kalah, tetap dipuja-puja bangsa-

Jumat, 07 September 2012

Begitu dekat dengan "Kematian"

semua yang hidup pasti akan mati.
aku, kamu, dia, mereka, semuanya.
boleh jadi, kematian itu datang saat aku sedang menulis blog ini, atau satu menit kemudian, satu jam kemudian, satu hari kemudian, satu minggu kemudian, satu bulan kemudian, atau bisa jadi satu tahun kemudian.
tidak ada yang tau.
tapi Dia Maha Tau.
saat bicara tentang kematian banyak orang yang "men-deny" hal itu,
beranggapan bahwa usianya masih muda, masih punya banyak waktu untuk bertaubat.

saya punya sedikit cerita,

senin kemarin adalah kuliah perdana saya, kalian bisa baca cerita sebelumnya di arsip sebelum postingan ini. ( http://www.buana1995.co.cc/2012/09/kuliah-perdanaku-d.html )
saya, naik kosub jonggol-Pulogadung.
saya duduk di depan dekat supir.
disebelah saya ada 3 orang siswa smp X.
saya lihat mereka tidak sebaya, sepertinya hanya selisis satu tahun dan kulit mereka putih bersih.
dan wajah mereka mirip. mungkin mereka adik kaka. pikir saya.
lalu tiba didepan gang smp X. mereka turun, lalu entah mengapa saya merasa penasaran saya terus melihat kebelakang. tapi mereka sudah tdk terlihat karena mobil sudah berjalan menjauh.
***
beberapa hari kemudian.
ayah saya bercerita tentang kecelakaan didepan sinar abadi, toko kimia. ayah saya menceritakannya dengan sangat mengenaskan.
tapi hal tersebut sangat sering terjadi disana, saya tidak terlalu serius menanggapi.
***

hari ini, jum'at 7 september 2012.
teman saya bercerita ttg kecelaan tsb katanya dia melihat persis kejadian itu, dia bilang kejadian itu masuk koran kompas.
dia bercerita lebih jelas,
katanya yang meninggal itu 3 orang. 2 meninggal di tempat, 1 lagi meninggal di rs.
mereka bertiga rumahnya di perumahan daerah cileungsi.,
dan mereka sekolah di SMP X!
mereka baru saja dibelikan motor baru oleh ayahnya yang bekerja sbg supir angkot.
mereka sekolah disana karena beasiswa, mereka itu anak smp dan adik kaka. umurnya selisih sekitar 1 tahun. mereka berkulit putih.
mereka meninggal mengenaskan.

seketika itu saya jadi teringat anak smp yang duduk disamping saya pada hari senin itu.
saya naik bus jonggol-pulogadung. bus itu lewat daerah cileungsi.
dan mereka baru saja dibelikan motor, artinya, sebelumnya mereka tdk pernah membawa motor.
 dan mereka selisih 1 tahun. mereka sama-sama berkulit putih. dan mereka adik kaka. dan mereka sama-sama 3 orang. dan anak dari daerah cileungsi yang SMP nya di SMP X itu jarang sekali, karena memang jaraknya cukup jauh untuk anak kecil.

coba anda simpulkan sendiri,

kemungkinan besar, anak-anak yang duduk disebelah saya waktu itu adalah anak-anak yang meninggal karena kecelakaan.
semoga saja kemungkinan saya ini tidak benar. semoga mereka masih dalam keadaan sehat.
***

kadang kita tidak sadar kita begitu dekat dengan kematian,
bisa jadi saat ini kita tertawa terbahak-bahak, tapi siapa yang tau besok?
besok itu misteri.
entah masih ada esok atau tidak untuk kita.
bersyukurlah..
saat ini kita masih diberi kehidupan oleh Tuhan,
berilah makna hidupmu bukan hanya untuk dirimu tapi juga untuk sekitarmu.

hidup ini fana, akhirat itu kekal.
hidup ini bekal untuk akhirat kelak. 
berbuat baik, selama kita bisa, ga akan rugi kok! :")
mari bertaubat, mumpung nafas masih digengam.
sekian! 
wassalam. semoga bermanfaat.

Senin, 03 September 2012

Kuliah Perdanaku :D

jadi kemarin tanggal 3 september 2012, itu kuliah perdananya gue, tau ga sih gue dpt kelas jam ke 5, dan itutuh jam 5 sore., gaulkaaaaaaan. terus gue disuruh ngumpul dulu ama temen" sekelas guea, yap ngumpulnya jam 1 katanya sih mau tutorial gitu.
oke gw mandi jam 11.
eh taunya sebelum pergi gue disuruh ngepel rumah dulu. -_-
alhasil gue super ngebut dan baru kelar ngepel itu jam stgh 12. untung gw udh mandi, langsung deh siap" jalan.
abis itu gw nunggu bus yg lewat depan gang rumah gue. nunggu jam 11.45.
gue nunggu ampe pegel. tautau udh jam 12.20. yaudah gw balik kerumah. minta dianter bokap.
eha pas udh dianter ampe depan gang. itu bus lewat. yampun. .
ujung"nya gue naik bus,
eh jakarta macetnya luar binasa kalo siang bolong.
masa lampu ijo tapi malah macet. gue rasa itu lampu lalu lintasnya konslet, -___-

man sabara zhafira!!

dan akhirnyaaaa, gue nyampe juga ke kampus B, gue nyampe jam 14.15 kalo gasalah.
mantep bener dah tuh.
gue dateng itu kumpul-kumpulnya udh mau bubar T^T
yaudeh gw sama temen gue si riska  nunggu deh di MUA sampe jam 5.
udh gitu dosennya telat. -__-

tp akhirnya dosennya dtg. dgn gaya yang amat bersahaja.
pasti awalnya ga ada yang nyangka dia itu lulusan australia.
aaaah beliau tuh namanya pa cecep. tinggalnya dibogor. dia cerita panjang lebar ttg dia, keluarganya, studynya, seeeeemuaaaanya!!! dan itutuh inspire gue banget !
gue tuh cuma mau bilang, hey sir, im your new fans!! im glad to know you, you make me believe that nthing impossible, because IM POSSIBLE!!!

SEKIAN! pasti pada kepo deh sama yg namanya pa cecep. masuk unj dulu makannya! ehehe, 
see yaaa! semoga bermanfaat, :)